"SLAMET! KELUAR KAMU! HEI, SLAMET! JANGAN JADI PENGECUT!" Suara teriakan dan gedoran ricuh yang terdengar, mengejutkan Eko. Suara itu bahkan membuatnya terburu-buru keluar dari kamar mandi. Hanya dengan handuk yang melilit, pria itu tergopoh-gopoh menuju pintu keluar. Tak ada orang di rumah selain dirinya. Bapaknya sedang ke sawah bersama Elard yang penasaran ingin melihat orang-orang menanam padi. Sementara dirinya memutuskan pulang lebih dulu untuk menyiapkan makan siang. Tapi karena tak tahan dengan cuaca yang terik dan membuatnya kegerahan, Eko memutuskan untuk mandi. Belum juga selesai, suara ribut-ribut membuatnya terpaksa menunda acara mandinya. Membuka pintu, pria itu berjengit ngeri, mengetahui siapa yang datang. Sementara itu, pria paruh baya dengan tubuh tambun dan kumis p

