Keningnya mengernyit, bukan karena terik matahari yang bertengger di atas kepala kian menyilaukan mata. Tusuk gigi yang sejak tadi digigitnya untuk mengenyahkan rasa bosan. Kini dilempar secara asal. Meludah beberapa kali, pria itu menyeringai. Menatap sosok cantik yang tengah memilih buah-buahan di sebuah lapak yang tak jauh darinya. "Tak! Botak!" Berdecak, pria itu menatap kesal pada sosok pria berkepala plontos yang mengabaikan panggilannya. Astaga. Pantas saja. Kedua telinganya tersumpal earphone yang tengah mendendangkan lagu dangdut yang membuat pria itu tak berhenti menggoyang-goyangkan kepalanya. Sesekali memejamkan mata, dengan mulut komat-kamit mengikuti lirik lagu tersebut. Tak perlu mengintip untuk tau, lagu apa yang tengah pria berkepala plontos itu dengarkan. Karena hanya

