30. Kerelaan Almira

1138 Kata

“Mbak tidak ingin melihat anak Mbak dulu?” Almira berusaha memulai pembicaraan dengan Nasha. Sejak mendengar berita kepergian ibunya, Nasha hanya melamun. Lalu, dia akan menangis tanpa suara. Hal itu membuat Almira sangat bingung. Di satu sisi, dia lega karena tidak perlu mencemaskan kesalahpahaman mereka. Di sisi lain, Nasha sangat sedih dengan kepergian sang ibu. Almira menyesal karena tidak bisa berbuat banyak untuk meringankan beban Nasha. Apalagi begitu melihat bayi mungil Nasha yang masih dirawat. Rasanya ingin memeluk bayi itu dan menenangkan. Beruntung sekarang keadaannya sudah tenang kembali. “Semua ini seperti mimpi, Al. Sekarang aku tidak punya siapa-siapa lagi. Ibu yang aku sayangi pergi setelah meninggalkan penyesalan dalam hatiku. Orang yang aku suka dari dulu pun akan seg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN