[28] Akhir dan Gula

3325 Kata

Bolehkah kini kusebut diri sebagai wanitamu? —Pukul 22.00, ketika kau rengkuh tubuhku. NADINE'S POV Napasku tersengal akibat rasa takut dan panik yang sejak tadi mengukung. Tawa perempuan di sampingku terdengar kian menang. Hal yang benar-benar tidak kuinginkan adalah saat Amira berhasil membawaku ke mobilnya lalu menuju ke tempat yang tidak aku ketahui. Dalam hati aku berdoa agar pertolongan segera datang. Entahlah, aku hanya berharap agar ada seseorang yang melihat hal janggal dari rumahku dan akan segera memanggil bantuan. Aroma menyengat dari tubuh pria yang memaksaku berjalan membuat kepalaku kian pusing. Sialan, parfum apa yang sebenarnya dipakai oleh pria berbadan besar ini? Tolakan keras kurasakan pada punggung, membuatku hampir saja terjatuh. Ketika aku dibawa untuk menuruni ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN