[36]

2983 Kata

Benar saja, perasaan rindu yang membuncah terlalu sulit untuk ditanggung seorang diri. -tertanda, istrimu yang kesepian.- Nadine's POV "Nad, kamu udah selesai?" Teriakan itu terdengar. Kuambil cepat kaus santai dari dalam lemari, dan menarik bawahan secara asal. Ternyata yang kudapatkan adalah celana monyet. Astaga. Tanpa pikir panjang, aku dengan cepat mengenakannya. Memakaikan satu tali penghubung dan membiarkan yang satu terlepas. Kutatap cermin dan buru-buru mengikat rambut secara asal. Aku keluar kamar dan tidak menemukan Aldric. Beberapa lampu juga sudah dimatikan. Dengan cepat aku berjalan ke arah meja dimana tas selempangku berada. Sambil mengeluarkan ponsel, aku kembali menuju dapur untuk minum sebentar. Aldric muncul, dalam keadaan yang tentu saja rapi. Menatapku sambil gel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN