Episode 40

4950 Kata

"Ada teman lo di depan." Aira berbalik ketika suara Dita menggema di dalam kamarnya. "Siapa?" "Edward." Satu kata itu membuat tubuh Aira lemas seketika, sungguh. ini sudah hari ketiga semenjak janjinya yang ia katakan 'lusa'. Aira senang jika Edward datang, menepati janjinya meskipun terkesan sangat-sangat terlambat. Aira turun ke bawah, ia langsung ke ruang tamu, melihat benar atau tidakkah yang dikatakan Dita. Tepat ketika langkah Aira sampai di sana, wajah Edward yang menunduk menyapanya. "Edward," lirih Aira dari depan. Karena panggilan itu membuat Edward mendongak, ia sepontan berdiri ketika melihat Aira tepat berada di depannya. "Ra?" Aira tersenyum kikuk, ia menjulurkan tangannya tanda menyuruh Edward kembali duduk. Aira duduk di sofa tepat di depan Edward. Dalam seminggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN