Episode 44

4758 Kata

~️️️~ Flashback Edward meremas kertas-kertas berkas yang baru saja di berikan ke ruangannya. Edward pusing, bagaimanapun ia terlalu muda menanggung ini semua. Ilmunya tentang ini hanya seujung kuku. Ingin mengabaikan, lalu kabur ke Indonesia kembali, adalah pilihan yang sangat salah. Jika berkas ini tidak di teliti dan langsung ditandatangani saja, bisa kena tipu. Bukannya makin maju, perusahaan ini makin bangkrut. Bahkan ini sudah jam makan siang, tapi Edward masih berkutat dengan kertas-kertas yang tidak jelas ini. Sudah satu tahun ia kembali hidup di Filipina. Meninggalkan Indonesian, dan tentunya Aira, cewek rambut sebahu itu sedang apa sekarang. Edward bahkan tidak berani menghubungi Aira lagi. Rasa bersalah itu semakin besar. Sore harinya Edward pulang ke rumah, lebih tepatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN