Malam hari, sehabis pulang dari sidak ke restorannya yang dikabarkan bermasalah, Alden memutuskan untuk pergi ke rumah sakit lagi. Ia ingin bertemu Naima, dan juga Bintang tentunya. Ia sudah membelikan anak laki-laki berusia empat tahun itu beberapa mainan yang diminta. Mainan yang kata pelayan tokonya banyak disukai anak-anak. Apa lagi kalau bukan mobil-mobilan dan robot-robotan? Hal itu Alden lakukan demi hubungannya dengan putra Naima. Alden merasa dirinya memang harus mendekatkan diri pada anak laki-laki Naima tersebut. Entah perasaannya saja atau memang seperti itu, Bintang seperti tidak menyukai dirinya. Alden bukannya berburuk sangka pada anak kecil. Tapi ia bisa merasakan tatapan ketidak sukaan Bintang terhadapnya, anak itu seolah-olah menganggapnya musuh. Maka dari itu Alden memu

