pantai

480 Kata
Di pantai ini kini kami terlihat seperti pasangan kekasih yang lagi kasmaran . Saya benar-benar bingung menerima keadaan seperti saat ini . Kenapa Mira bisa seperti ini kepada saya yang baru saja dia kenal . Dia masih saja terus merangkul saya dengan eratnya . Cukup lama kami berada di pantai ini . Tidak ada obrolan diantara kami . Mira terus saja merangkul saya dengan eratnya . Karena hari yang sudah semakin sore , saya beranikan mengajak Mira untuk balik ke dealer . "Mbak , sudah sore ini . Balik dulu yuk ." Ucapku . Mira tidak menjawab dan malah tersenyum memandang saya . Karena dipandang seperti itu , sayapun langsung menundukkan kepala karena malu . Sesaat kemudian , tiba-tiba Mira langsung mencium bibir saya . Seketika saya langsung kaget dibuatnya . "Yuk mas balik ." Ucap Mira mengagetkanku . Mira langsung saja berdiri dan berjalan menuju parkiran motor . Karena saya yang kaget karena serangannya , masih saja saya berdiam diri ditempat ini . Tanpa diduga ,Mira kembali lagi ketempat saya dan langsung menarik saya . Ditariknya tanganku ini menuju parkiran motor . "Kamu kenapa sih mas , kok bengong saja dari tadi ." Ucap Mira . "Eh gak kok mbak ." Ucapku . "Beneran gak bengong nih , kalau bengong biar aku saja yang bawa motornya. Bisa bahaya nanti kalau kamu yang bawa. " "Aku enggak bengong kok mbak Mira yang cantik. " Ucapku sambil mencubit pipinya pelan . Sebenarnya saya kaget , kenapa bisa tiba-tiba berani mencubit pipinya Mira yang mulus itu . Saya takut Mira akan marah dengan perbuatan yang telah saya lakukan. Tapi semua itu tidak terjadi , justru Mira memberikan senyuman yang begitu manis sekali . Sayapun mengeluarkan motor dan Mira langsung naik ke motor saya . Lagi-lagi Mira membonceng dengan memeluk saya erat . Payudaranya kembali lagi menggencet punggung saya . Dalam perjalanan ,p***s saya berdiri dan membuat saya tersiksa . Setelah berada didekat dealer , Mira kembali bersikap normal. Dia tidak lagi memeluk seperti tadi , kini dia menjaga jarak di boncengan motor saya . Setelah sampai dealer , kamipun langsung masuk dan bersikap layaknya teman kerja biasa . Saat ini tim kami melakukan rapat kecil guna mengevaluasi hasil penjualan tim . Saat sudah bersama dengan rekan-rekan satu tim , saya dibuat kaget karena pak Ucok memberi jatah 1 penjualan motor ke saya . Begitu bahagianya diri ini saat mendengar kabar itu , penjualan pertama bagi saya . Walaupun bukan hasil dari saya sendiri , tapi bagiku itu adalah tahap awal dari semua ini . Kini kamipun selesai sudah menjalani rapat tim . Karena hari sudah sore , sayapun ingin langsung pulang ke rumah . Saat sudah berada di motor , saya melihat Mira nampak kesulitan mengeluarkan motornya. Sayapun langsung berinisiatif membantu Mira . "Terimakasih ya mas . Pulang bareng yuk . Kan rumah kita satu arah. " Ucapnya . "Iya mbak ." Kemudian kamipun pulang bareng beriringan . Sesaat mau sampai dirumahnya Mira , dia mengajak saya untuk mampir dulu ke rumahnya . Karena hari ini sudah sangat sore , dengan halus saya menolak ajakannya Mira . Hanya kesedihan yang nampak dari wajahnya . Karena tidak mau membuat Mira sedih begitu, saya pun berjanji untuk mampir lain waktu . Kini saya sudah sampai di rumah . Kedua orang tua saya nampak begitu bahagia karena anaknya sudah pulang dari bekerja . Kemudian sayapun langsung memutuskan untuk mandi . Saat saya berdiam diri menikmati rokok di luar rumah , ada pesan w******p dari Mira . Saat saya buka pesan dari Mira , hanya ada emoticon sedih yang dia kirim . Sayapun memberanikan diri untuk bertanya kenapa dia mengirim emoticon sedih itu. Dia menjelaskan semuanya yang salah satunya katanya karena saya . Saya yang tidak mengerti maksud dari Mira kembali bertanya . Kenapa bisa dia sedih karena saya ? Lagi-lagi dia menjelaskan karena saya yang tidak mau mampir ke rumah dia . Saya benar-benar bingung dengan sikap Mira yang begitu . Karena merasa tidak enak hati , sayapun memberanikan diri untuk melakukan panggilan video . Dan saat dia menerima panggilan video , dia seketika jadi tersenyum bahagia . Betapa kagetnya saya saat kameranya dia arahkan agak menjauh . Dia terlihat hanya memakai bra saja . Terlihat belahan payudaranya yang begitu bersih dan sangat mulus . Saat saya tanya kenapa dia tidak memakai baju , dia beralasan katanya mau ganti baju tidur dan sudah keburu saya video call . Karena merasa tidak enak hati melihat payudaranya, sayapun langsung mematikan panggilan video. Lalu saya mengirim pesan ke dia dan meminta maaf . Keesokan harinya saat sudah berada di dealer , terlihat Mira yang seakan marah sama saya . Saya yang tidak mengetahui kenapa dia bersikap seperti itu hanya cuek saja tanpa memperdulikan dia . Kini Ucok sang kepala marketing mengajak timnya untuk rapat pagi sebelum terjun ke lapangan . Dia bertanya satu persatu ke semua bawahannya tentang rencana penjualan hari ini . Kini tinggal saya dan Mira yang belum ditanya sama ucok . Karena memang saya belum paham dan masih belum mempunyai rencana, bingung harus jawab apa nanti ke ucok . Mira yang melihat saya nampak kebingungan , hanya tersenyum kepadaku tanpa sepengetahuan teman satu tim yang lain . "Mira , kamu hari ini ada rencana atau tidak ?" Tanya Ucok ke Mira . "Ada pak . Dan ini juga saya mau mendatangi 2 calon konsumen luar kota . Kemarin saya dan Ajun menawari mereka. Dan sudah berjanji untuk mendatangi hari ini. " Ucap Mira . Saya benar-benar bingung dengan Mira , kenapa dia bisa bohong seperti itu kepada Ucok . Padahal kemarin hanya mendatangi Vita dan berlanjut berdiam diri di pantai . "Bagus kalau gitu Mira , kamu sekalian ajari Ajun biar dia bisa paham ." Ucap Ucok ke Mira. "Siap pak ." Ucap Mira . "Ajun kamu temani lagi ya si Mira . Kalau ada yang belum paham kamu tanya saja sama dia ." Ucap Ucok mengagetkan saya. "Iya pak ." Kemudian Ucok menyuruh saya untuk memimpin doa sebelum berangkat ke lapangan . Setelah rapat selesai ,kemudian sayapun langsung menuju motor saya . Tak lama setelah itu Mira pun muncul dan langsung naik ke motor . "Yuk mas berangkat ." Ucap Mira . "Berangkat kemana mbak ?" Tanyaku yang memang tidak tahu tujuan sebenarnya. "Hotel ." Ucapnya . "Eh , mau ngapain mbak ke hotel ?" "Sudah jalan aja . Hari ini aku mau seharian sama kamu ."
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN