bc

Bayangan di Balik Cermin

book_age16+
0
IKUTI
1K
BACA
reincarnation/transmigration
family
time-travel
decisive
highschool
like
intro-logo
Uraian

"Apa yang kamu lihat di cermin... belum tentu hanya pantulan dirimu."Saat liburan di rumah kakek, Raka—remaja biasa berusia 15 tahun—menemukan sebuah cermin tua di loteng yang memantulkan sesuatu yang ganjil: bayangannya tersenyum sendiri, dan tidak selalu mengikuti gerakan aslinya.Rasa penasaran berubah menjadi petualangan luar biasa ketika cermin itu menariknya masuk ke Lothera, dunia paralel yang terbentuk dari bayangan dunia nyata. Di sana, Raka bertemu Kiva—gadis misterius yang tahu soal ramalan kuno yang menyebut namanya—dan Morio, makhluk bayangan bijak yang membimbingnya memahami kekuatan tersembunyi dalam dirinya.Tapi dunia cermin tak seindah yang terlihat. Varzen, penguasa kegelapan, ingin menyatukan dua dunia dan menghapus pilihan bebas dari semua makhluk, menggantinya dengan takdir yang dikendalikan satu tangan.Di tengah bayangan, cermin pecah, dan masa lalu keluarganya pun terbuka. Raka dihadapkan pada pertanyaan terbesar: Apakah kita hidup karena takdir, atau karena pilihan yang kita buat?Petualangan ajaib, penuh misteri, dan pertempuran antara kehendak dan takdir dimulai di balik permukaan cermin.

chap-preview
Pratinjau gratis
BAB 1 : CERMIN DI LOTENG
Langit sore di atas rumah kakek terlihat muram, seakan ikut merasakan kebosanan Raka yang tengah duduk di lantai berdebu. Udara di loteng tua itu berbau kayu lapuk dan lemari berkarat—tempat yang katanya penuh barang “bersejarah”, tapi bagi Raka, hanya penuh sarang laba-laba dan kardus tua. Liburan di rumah kakek seharusnya jadi kesempatan istirahat. Tapi sejak listrik padam tadi siang dan sinyal hilang entah ke mana, hiburan satu-satunya hanyalah mengeksplorasi loteng—atas saran ibunya yang berkata, “Siapa tahu kamu nemu harta karun.” Raka mengangkat kardus satu per satu, berisi majalah kuno, foto hitam putih, dan topi-topi konyol dari masa muda kakeknya. Tapi satu hal yang menarik perhatiannya adalah lemari kayu besar di sudut ruangan, tertutup kain abu-abu yang hampir sewarna debu. Dengan rasa penasaran, Raka menarik kain itu. Debu berhamburan, membuatnya batuk. Di baliknya, tampak sebuah cermin besar dengan bingkai perak tua, dihiasi ukiran bunga dan simbol aneh seperti mata dan bulatan setengah. Aneh, pikir Raka. Cerminnya tidak terlihat berjamur atau kusam. Bahkan permukaannya bersih sempurna, seolah baru dipasang semalam. Ia mendekat. Wajahnya terpantul seperti biasa—rambut hitam acak-acakan, mata lelah karena tidur terlalu larut. Tapi saat ia mengangkat tangan kanan, bayangan di cermin mengangkat tangan kiri. Raka berhenti. Jantungnya berdetak cepat. “Apaan, tuh…” bisiknya. Ia bergerak pelan, ke kiri. Bayangan bergerak ke kanan. Biasa. Tapi saat ia mengangkat tangan kiri sekarang, bayangannya tidak bergerak. Mata mereka saling menatap. Lalu... bayangan itu tersenyum. Raka mundur satu langkah, tubuhnya gemetar. Cermin itu tidak normal. Ia yakin. Dan sebelum ia bisa berpikir lebih jauh, permukaan cermin tiba-tiba bergelombang seperti air. Angin dingin bertiup dari arah kaca, menyentuh kulit wajahnya dengan lembut. Lalu, tangan bayangan itu keluar dari cermin—menarik Raka dengan cepat sebelum ia sempat berteriak. --- Layar gelap. Sunyi. Cermin di loteng kembali tenang. Dan Raka, sudah tidak ada di sana lagi.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
3.9K
bc

OM DEWA [LENGKAP]

read
6.1K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.2K
bc

Menyala Istri Sah!

read
2.6K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
52.9K
bc

Desahan Sang Biduan

read
55.8K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
15.6K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook