“Van. Papa harap kamu mau menerima usulan Papa.” Devan saat ini tengah berada di ruang keluarga bersama dengan kedua orang tuanya. Tentu saja untuk membahas kekacauan yang terjadi di perusahaannya akibat kelalaiannya dan juga Olivia. “Mama sudah pernah bilang sama kamu, jangan terlalu percaya dengan sekretaris mu itu. Sekarang kalau sudah seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab. Kenapa kamu gak pecat dia sekalian!” kesal Mayang. “Ma! Devan sudah bilang sama Mama. Semua ini bukan hanya kesalahan Olivia. Tapi kesalahan Devan juga. Jadi Devan mohon, jangan salahkan Olivia dalam masalah ini.” Devan menatap papanya. “Devan akan lakukan usul Papa. Semoga Papa Erin mau membantu perusahaan kita, Pa. Hanya itu harapan Devan saat ini,” lanjutnya. “Ya, hanya itu harapan kita satu-satunya

