Devan membuka kedua matanya secara perlahan. Pagi ini ia harus bangun tanpa melihat wajah cantik sang istri. Dengan perlahan ia bangun, menyandarkan tubuhnya di sandaran ranjang. Menatap jam yang menempel di dinding kamarnya. Waktu menunjukkan pukul 08.00. Baru juga 5 menit melek, Devan sudah mendengar suara ketukan di pintu kamarnya. Terdengar begitu bising di telinganya. “Masuk,” sahutnya malas dengan suara khas orang bangun tidur. Pintu terbuka dengan perlahan, menampilkan sosok cantik dengan tubuh seksi tengah melenggang masuk ke dalam kamar Devan. Kedua mata Devan langsung terbuka dengan sempurna, saat melihat Erin dengan kas dandanannya. Pakaian seksi yang tentu saja memperlihatkan lekuk tubuhnya. Belum lagi belahan dadanya yang bahkan hampir mencuat keluar. Rambut pirangny

