Seorang gadis berjalan tegak menyusuri lorong sekolahannya. Gadis berkulit putih, dengan sedikit polesan Make Up di wajahnya memberikan kesan segar. Rambutnya tergerai bebas ke belakang dengan poni tipis di bagian depan, dengan mata bulat sempurna tanpa kaca mata. Gadis mungil itu sesekali harus menundukan kepalanya. Malu, satu kata yang dapat mengungkapkan perasaannya. Semua siswa siswi melihat ke arahnya. Dengan berbagai macam ekspresi. Ada yang memuja, ada yang iri, ada yang takjub dan tak banyak juga yang memberikan pujian. Seolah mereka baru pertama kali meliht gadis cantik di sekolah ini. Gadis itu adalah aku. Ya, aku si ica gadis Nerd yang dulu sangat di benci semua orang. Hari ini, seakan semuanya terhempas begitu saja. Setelah sekian lama, baru kali ini aku melihat wajah wajah

