Diva menoleh ke belakang sekali lagi, rasanya ada yang mengawasi, tapi dia tidak menemukan siapa-siapa. Memang banyak siswa yang berlalu lalang, akan tetapi tidak ada seorang pun yang mengawasinya. Diva menggeleng pelan, mungkin ini hanya perasaannya saja. Dia merasa sangat lelah, tadi malam kurang tidur. Bukan karena tugas atau apa pun, tadi malam dia tidak dapat tidur. Insomnia gara-gara terlalu lama berbicara dengan Mama melalui telepon. Sudah lebih dari seminggu Mama dan Papa belum pulang dari luar kota, selama itu juga dia menginap di apartemen Juna. Terlalu malas untuk berada di rumahnya yang sepi. Setidaknya dia memiliki teman bicara, juga tempat bermanja. Juna selalu bisa membuatnya tertawa, juga merasa malu dan berg*irah dalam waktu bersamaan. Sekali lagi Diva menoleh, tetap tak

