Bab 67

2060 Kata

Gairahnya menguap setelah mendengar cerita gadisnya, yang ada sekarang wajah memerah dan rahang yang mengeras. Tangannya mengepal di pinggang gadisnya. "Kok, baru bilang sekarang?" tanya Juna dengan suara bergetar. Ia sangat khawatir dengan keselamatan Diva. "Harusnya dari kemaren kemaren kamu kasih tau aku, Be!" Diva tersenyum, mengusap pipi Juna berusaha meredakan amarah pemuda itu. Beruntung mereka hanya berdua di apartemen Juna, jadi dia tidak perlu takut Juna akan mengamuk. Inilah sebabnya Diva tidak memberi tahu Juna sejak awal, dia takut Juna akan mengamuk dan menghajar orang yang sudah menguntitnya kalau menemukan orang itu. Masalah akan jadi sangat panjang kalau Juna sampai mengetahui. Namun, dia sudah tidak tahan lagi. Sudah dua minggu ini dia selalu merasa ada yang mengawasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN