Tidak sengaja

766 Kata
Sea masih menunggu Sky yang mengantar Jean pulang dia benar-benar khawatir dengan keadaan sahabatnya andai dia tau kalau Jean sedang sakit pastilah dia tidak akan memaksa Jean untuk pergi bersamanya. Tapi jujur entah kenapa Sea merasa ada yang mengganggu pikirannya sekarang setelah melihat Sky membonceng Jean tadi padahal dia sendiri yang memaksa kekasihnya itu untuk mengantar Jean. Merasa tidak nyaman duduk seorang diri Sea beranjak dari duduknya memilih menunggu Sky di luar. Sibuk dengan ponselnya Sea tidak sengaja bersenggolan dengan seseorang yang juga hendak keluar, ponsel gadis itu terjatuh dan hampir saja terinjak oleh kakinya sendiri. " hg gue!!!!!!! " pekik Sea yang langsung memungut ponsel nya di lantai " yahh layar pecah " keluh gadis itu yang hampir mewek " mangkanya kalau jalan jangan sibuk sama ponsel " tergur seorang laki-laki " eh Lo yang nabrak gue!! lagian gue juga jalan pake mata.. Lo tu yang jalan pake kuping " Sea kembali ke setelan awalnya " kok Lo nyalahin gue " laki-laki itu tidak terima di salahkan oleh Sea " ya emang Lo yang salah!! masak salah angin " Sea mendengus kasar melirik dia laki-laki yang berdiri di depannya " udah salah ngotot pula " gumam laki-laki itu " Hugo, udah " tegur laki-laki satunya lagi Yah... mereka adalah Xabiru dan juga Hugo, sebenarnya Sea dan Hugo sama-sama salah. Sea sibuk dengan ponselnya sedangkan Hugo karena asik bercerita juga tidak memperhatikan jalan. Sea mendelik kearah Hugo yang juga menatapnya jengkel. " eh bentar kayak nya gue pernah liat Lo deh tapi dimana ya " ucap Hugo yang mencoba menggali lagi ingatannya " ya iyalah Lo pernah liat gue, orang kita satu sekolah " sahut Sea dengan muka judes " ah iya gue inget Lo yang buat drama di kantin " seru Hugo " enak aja Lo bilang gue bikin drama " Sea tidak terima dibilang buat drama di kantin " emang iya Lo yang udah julukin Rain sama gank nya muka ubur-ubur, apa lagi tuh sih Anggika yang Lo bilang kayak boneka mampang " Hugo terkekeh begitu mengingat dengan jelas kejadian tempo hari di kantin. " itu karena mereka semua nyebelin " ujar Sea " kaya Lo nggak aja " ejek Hugo dengan senyum jahilnya " maksud Lo " Sea yang tadi sudah mulai anteng kembali mendelik menatap jengkel Hugo " Hugo, udah " tegur Xabiru sebelum sahabatnya itu mangap lagi " hp Lo biar di benerin sama Hugo " ujar Xabiru dengan suara dingin " ha??? " Hugo terkejut dengan wajah cengoknya Padahal Xabiru hanya mengedikkan dagunya tapi Hugo tanpa bisa protes lagi langsung mengambil ponsel Sea dari tangannya bahkan Sea juga tidak buka mulut lagi padahal dia masih siap jika harus beradu mulut lagi dengan Hugo yang juga ternyata menyebalkan seperti Rain. Tapi tunggu!!! ponselnya akan dibawa Hugo? oh No!!!! gimana kalau nanti mama nya menghubunginya lalu terdengar suara laki-laki? Sea tidak ingin mengambil resiko dia tidak mau terjadi gunung meletus lagi dirumahnya. Gadis itu kembali merampas ponselnya dan buru-buru memasukkan kedalam saku celananya. " nggak usah, makasih gue bisa benerin sendiri kok " ucap Sea beruntung dia cepat ingat, jika tidak entah apa yang akan terjadi, masalah kecil saja bisa jadi bencana besar jika mamanya sudah buka mulut. " bagus deh!! jadi gue nggak perlu keluar duit buat benerin hp Lo itu " Hugo juga bersyukur Sea tidak mau dan itu jadi keuntungan untuk Hugo. " Sea!!!!! " Mereka bertiga menoleh kearah sumber suara, Sky. Akhirnya orang yang di tunggu Sea datang juga gadis itu tersenyum sambil melambaikan tangannya begitu Sky mendekat dia hanya mengangguk dan tersenyum kecil pada Xabiru maupun Hugo. " maaf ya lama " Sky sedikit melirik Xabiru yang menatapnya dingin " nggak apa-apa kok " sahut Sea dengan tersenyum " oh ya Jean gimana? " " kebetulan waktu sampe rumah mamanya juga baru pulang jadi sama mamanya langsung dibawa kerumah sakit " " apa? rumah sakit? " Sea benar-benar merasa bersalah dan sekarang kepikiran dengan keadaan sahabatnya itu " mau pulang sekarang atau kita lanjut makan? " tanya Sky melirik tidak suka pada Xabiru yang berada di dekat Sea " cabut!!! " Xabiru menepuk pundak Hugo kemudian berlalu lebih dulu tanpa pamit " dasar cewek tengil " dengus Hugo sembari memeletkan lidah nya mengejek Sea " cowok resekk!!! " sahut Sea menirukan gaya bicara Hugo " kamu sama mereka kenapa? " tanya Sky setelah Xabiru dan Hugo menjauh " nggak apa-apa kok, oh ya kita langsung pulang aja aku sudah nggak mood lagi makan " ajak Sea, ya kali dia mau lanjut makan sedangkan pikirannya sudah kemana-mana. Apalagi insiden tadi yang semakin membuat mood Sea yang nggak banget!!
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN