Vigo tersenyum cerah. Mendapati Yena yang baru saja meletakkan pakaian pilihannya pagi ini. Berjalan mendekat dengan sebelah tangan masih sibuk mengeringkan rambutnya yang basah. Vigo baru saja mandi. Langsung disandingkan pemandangan yang membuat hatinya berbunga-bunga. “Jadi begini menyenangkannya memiliki istri.” Begitu gumamnya dalam hati. Mulai dari suara lembut Yena yang membangunkannya. Begitu sepasang matanya terbuka, sudah disambut wajah cantik istrinya. Tidak lupa pelukan hangat juga ciuman sayang tepat di kening. Membuat suasana bangun pagi terasa lebih menyenangkan. Yena juga menyiapkan air hangat untuknya mandi. Sampai menyiapkan pakaian untuk ganti. Benar-benar menyenangkan. Jelas saja Vigo dibuat melambung. Karena ini memang pertama kalinya dalam hidup. Ada seorang ist

