Bagian 33

1384 Kata

POV Arya "Aku pulang hari ini, ya." Ranisa keluar dari kamar pagi ini sudah rapi. Bahkan hasil visum belum keluar, aku memaksanya untuk visum setelah tak sengaja ku lihat memar di bagian lengan. Meski tak sedikitpun aku menanyakannya. "Tapi, Ran. Kamu memang sudah membaik?" tanya Naya. "Sudah, aku jauh lebih baik. Aku juga tidak mungkin lama-lama di sini, khawatir menimbulkan fitnah." "Kamu makan dulu, baru ngomongin pulang," ucapku. Ranisa duduk di samping Naya, terlihat sekali kecanggungan ada di wajahnya. Naya pun menyendokkan secentong nasi lalu diberikan pada Ranisa. Tiga tahun lalu, ketika surat putusan cerai yang dikirimkan Ranisa padaku tiba, itu adalah hari dimana aku akan berhenti mencari tahu tentang wanita yang kini ada tepat di hadapanku. Bukan berhenti untuk peduli, mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN