53

1072 Kata

Di sore hari rupanya cukup banyak pengunjung sehingga, aku dan Ningsih nyaris tidak kebagian tempat. Namun, untung saja satu meja yang terdapat paling ujung kosong. Ningsih segera memesan setelah kami mendapatkan tempat duduk. Aku memesan ramyeon seperti saat itu. Ningsih sendiri memesan kimbap. "Sayang, sudah keluar gini. Gimana kalau ke studio foto dulu, Teh?" usul Ningsih. "Eh, ngapain?" "Foto-foto lah!" "Foto-foto pake kamera HP juga bisa kan?" "Lain lah! Di studio, ada foto box. Yuk, Teh, buat kenang-kenangan!" "Emmm ... boleh deh, tapi jangan lama-lama, ya! Besok aku masuk kampus pagi!" "Siap! Paling empat kali jepretan doang!" "Oke!" Setelah selesai menyantap makanan. Aku dan Ningsih menuju studio sesuai yang direncanakan. Namun, tentu saja sebelum itu kami melipir ke musha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN