Love Is So Mad

1116 Kata

Tangis dan jeritan frustrasi terdengar di sisi kanan dan kiri ruang tahanan yang di tinggali Anna seorang diri. Namun Anna abai akan jeritan serta tangisan mereka sebab iapun sama dipenuhi berbagai macam pikiran dalam otaknya. Marah, kecewa, sedih, menyesal, hampa, serta putus asa berkecamuk dalam hati dan pikirannya. Ia tidak pernah menyangka akan dihancurkan oleh sebuah cinta—lebih tepatnya dirinya sendiri dalam menanggapi serta menangani sebuah cinta. Sekarang tidak ada yang ia dapatkan, Jonathan saja sudah jijik terhadapnya. Dan ini akhir bagi hubungan yang terjalin sejak kecil. Anna meringkuk di pojok tahanan, dengan kedua tangan memeluk erat kedua kakinya yang dilipat. Ia kedinginan dan hampir saja cengkraman tangannya sendiri melukai kaki-kakinya yang dipeluk erat. Saat ini ia hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN