She's Back

2034 Kata

Malam itu gemuruh angin menerbangkan dedauan kering di luar, petir menyambar diiringi rintik-rintik air hujan yang semakin lama semakin membesar. Para pelayan sibuk menutup teralis jendela-jendela terbuka akibat angin kencang—siap akan turunnya badai besar. Lord Morris tidak ambil pusing, jangankan memikirkan ladangnya selepas badai, ia hanya menunggu sang isteri di kamarnya sejak siang hari tadi tanpa beranjak sekalipun. Gelisah mulai menghantui, obsidiannya tidak lepas tertuju pada sang isteri yang tak kunjung sadar. Ia bersumpah dalam hati jika sampai esok pagi Nathaline tidak sadar—Anna dan cenayang itu harus menerima hukumannya. Tiga orang pengawalnya sudah siap siaga jika saja sang tuan memintanya menyeret dua perempuan itu untuk menanggung akibatnya. Namun jemari halus dalam gangg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN