Saat sedang asik memilih sepatu tiba tiba ada seseorang pria yang menarik tangan Jessy keluar dari toko.
Karin tidak sadar karena ia asik memilih sepatu untuk nya. Hingga ada salah satu pelayan toko yang memberi tahunya.
“ Mbak, Mbak itu tadi teman nya ditarik ke arah sana " tutur pelayan toko itu.
Karin yang mendengar itu menatap arah yang di tunjukan pelayan dan bergegas pergi mencari Jessy
Sementara itu Jessy di bawa ke bagian sisi toko.
“ Hey, siapa kamu lepaskan aku " teriak Jessy yang mengundang banyak mata menatap mereka.
“Honey ini aku pacar kamu,kamu salah paham kemarin" Azka melepaskan pegangan nya dari tangan Jessy.
Ya benar,Azka lah orang yang menarik tangan Jessy untuk menjelaskan kesalahpahaman yang telah terjadi di hubungan mereka.
“Salah paham kamu bilang,aku benar benar lihat kamu dengan mata kepala ku sendiri kamu ciuman sama gadis lain,kamu bilang aku salah paham"marah Jessy.
Tiba-tiba dari arah belakang Karin datang mengagetkan Azka dan Jessy.
“Oh kamu yang nyelingkuhi adik ku" dengan sekuat tenaga Karin memukul Azka.
Bugh
Bugh
Bugh
Tiga pukulan melayang di wajah tampan Azka ,namun Azka tetap diam menerima pukulan dari Karin.
“Tolong dengar penjelasan aku dulu honey" mohon Azka.
Jessy menatap Azka malas,lalu ia meminta persetujuan dari kakaknya.Karin mengangguk mengiyakan.
“baiklah 1 menit dari sekarang" Jessy menatap Azka dengan malas.
Azka tersenyum senang karena diberikan kesempatan menjelaskan kesalahpahaman.
“sebenarnya yang kamu liat itu bukan aku tapi kembaran ku yg baru pulang dari rusia"Jelas Azka.
“kembaran" Jessy dan Karin kaget.
Azka mengangguk melihat wajah Jessy dan Karin yang kaget.
“Ja..jadi yg kemarin aku lihat itu kembaran kamu,tapi kamu gak pernah bilang ke aku kalau kamu punya kembaran" jawab Jessy
Jessy tidak percaya dengan penjelasan Azka pasalnya pria yang menjadi pacar nya tidak pernah mengatakan bahwa ia memiliki kembaran.
Bukan hanya Jessy yang tidak percaya Karin pun tidak percaya dengan perkataan pria tersebut.
“Bullshit"batin Karin.
“Hehe aku kira itu tidak penting" kekeh Azka
Karin menghela nafas,ia masih tidak percaya dengan penjelasan Azka.
“ kalau memang kamu punya kembaran bisa kami bertemu dengan nya sekarang" lanjut Karin masih tidak percaya.
Azka mengajak Karin dan jessy ke sebuah restoran.
“Ini dia kak kembaran ku" ujar Azka menunjukkan Azki yang tersenyum menatap mereka.
“Hallo saya Azki,kembaran Azka" sapa Azki mengenal kan dirinya.
Azka dan Azki berdiri bersampingan memuat Jessy dan Karin melongo. Ternyata Azka memang memiliki kembaran.
“astagaaa beneran mirip dong,maaf yah Azki kemarin kamu aku tampar"sesal Jessy.
Azki melihat gadis yang kemarin mempermalukannya.
“No problem,kamu pacar nya kakak ku kan?" tanya Azki.
Jessy mengangguk dengan muka memerah karena malu
“Aduh malu banget gue, bisa bisa nya gue mukul kembaran cowok gue pantes kemarin muka Azki bingung"batin Jessy malu.
“Waduh gue udah berburuk sangka sama nih cowok”batin Karin.
Karin menghampiri Azka
“Sorry Azka tadi gue sempet gak percaya sama lu”ucap Karin.
Azka menjawab dengan mengangguk dan tersenyum ke arah Karin.
“Karena ini pertemuan pertama kita mari kita rayakan dengan makan makan" Azki mengajak semua nya untuk duduk dan menikmati makanan yang telah ia pesan sebelumya.
Diperjalanan pulang Karin ingin menjahili adik nya yang sedang senyum senyum karena tidak jadi putus.
“Dek bayangin jodoh kamu ternyata bukan Azka tapi pria lumpuh yang kaya" ucap Karin sambil tersenyum.
Jessy menatap Karin kesal. Huh Kakak nya itu selalu mengatakan ia akan berjodoh dengan pria lumpuh.
“Malas bayangin nya kakak saja coba bayangin,doa sama muka kakak sama saja sama sama jelek"kesal Jessy.
Karena niat Karin ingin menghibur Jessy yang tadi malam telah mengeluarkan air mata yang kalau ditampung cukup untuk mandi malah terkesan seperti menyumpahi dan mendoakan sang adik agar mendapatkan jodoh yang lumpuh.
“Hahaha kakak hanya bercanda saja" tawa Karin.
Jessy menatap kakak nya yang sedang tertawa dengan kesal“Gimana kalau Kevin Kevin itu yang lumpuh?" tanya Jessy yang membuat Karin menghentikan tawa nya.
“Kevin Kevin hei dia lebih tua dari kamu harus panggil abang, lagipula tidak mungkin kakak mendapatkan suami lumpuh karena kakak sering minta sama tuhan kalau jodoh kakak tidak Kevin yang harus duda kaya raya" jawab Karin sambil tersenyum mengingat doa yang selalu ia doakan.
Setelah selesai makan Karin dan jessy pulang menggunakan mobil papah mereka.
“Eh kak gak niat apa pacaran sama adek nya si Azka kan tampan,ya walaupun tampanan Azka"ucap Jessy sembari senyum senyum mengingat wajah tampan kekasih nya.
“Ck kembaran Kunti ini,apa kau lupa saat kau menampar nya dia bersama siapa?" Kata Karin kesal.
Pleetak satu jitakan mendarat mulus di kepala adik Karin ya itu Jessy.
Jessy cengengesan mendengar ucapan kakak nya. Mereka berbicara santai hingga akhirnya mereka sampai di rumah.
“Eh siapa ini yang datang banyak banget nih mobil,mana mobil mobilnya yang merk mahal mahal lagi"Jiwa jiwa norak Jessy seketika keluar.
Jessy memegang mobil mobil mahal itu dengan tangan nya.karin menatap Jessy malu karena adiknya itu maruk banget.
“Dari mana Kamu tau kalau itu mahal?" tanya Karin penasaran.
“Dari sosmed dong kakak ku yang kolot "Jawab Jessy
Ada beberapa bodyguard yang menatap kedua gadis itu geli.
“Ck adek durjana kamu Jessy semoga kamu dapat cowok lumpuh sebagai karma kamu telah mengejek kakak mu yang cantik ini"teriak Karin
“Heheh gak bakal entar jodoh ku Azka"teriak Jessy sambil berlari.
Brukk
Jessy menabrak sebuah tiang eeh bukan tiang karena ini ada kepala nya,dan ternyata Jessy menabrak seseorang berbaju hitam, kulit hitam,kepala botak licin,mirip bodyguard.
“Awwhh p****t montok aku sakit nya,jangan jangan ini karma dari kakak"ringis Jessy mengusap usap p****t nya yang sakit.
Karin menghampiri adik nya lalu tertawa di depan nya.
“Hahaha karma instan maka nya kamu jangan suka ngejekin kakak"tawa Karin sambil memegang perut nya.
Dari arah luar, mamah nya berjalan tergesa-gesa mendengar suara orang jatuh.
“Ya ampun Jessy Karin kalian ini dari mana saja sih dari tadi mamah cariin ditelepon juga tidak diangkat,kamu juga Jessy ngapain kamu duduk di lantai kan di sana ada sofa nak"Anita geleng geleng kepala melihat kelakuan kedua anak gadis nya itu.
“siapa yang duduk di sini sih mah ,tadi itu Jessy jatuh "jelas Jessy dengan wajah cemberut.
Karin masih tertawa melihat adiknya yang masih terduduk di bawah.
“Ya ampun mamah kita kamu lagi duduk santai di situ,sudah yuk duduk di sofa saja kita kedatangan tamu sahabat mamah sama papah"ajak Anita mamah Karin dan Jessy.