Bab 43

1687 Kata

“Ehm, sepertinya sebentar lagi Mama akan punya cucu lagi.” Mama Rosita datang menghampiri Azka yang tengah membuka lembaran laporan di atas meja. Segera Azka menoleh, alis mengerut melihat Mama Rosita menyeringai. “Rena telpon Mama bilang sudah hamil?” Azka menembak ke arah sana, mengingat hanya Rena yang bisa memberi kabar hamil palsu dan andai Mama Rosita percaya, dia akan segera meluruskannya. “Ngapain perempuan itu.” Raut wajah Mama Rosita langsung berubah ketika disebut nama Rena. Memang dari dulu tak suka, tapi Azka malah membawanya sebagai mantu, terpaksa menerima meskipun setengah hati. “Lalu?” Azka menatap Mama Rosita yang kini menarik kursi duduk di depannya. “Iza mau menerima kamu lagi.” Mama Rosita tersenyum kegirangan. “Yang benar, Ma?” Azka berbinar dan Mama Rosita menga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN