Chapter Twenty Seven

1137 Kata

Lama menunggu Al dan Dimitri yang belum juga kembali dari toilet, Olin tiba-tiba saja mendapati lampu restoran padam. Ia terlonjak kaget dan cepat-cepat mencari ponsel miliknya dan segera menghubungi Dimitri. Tapi sayangnya pria itu tidak menjawab panggilannya.  Olin menghela nafas panjang. Ia lupa, jika kini Dimitri mungkin tidak akan menjawab panggilan darinya lagi, karena sebentar lagi pria itu akan menikah dengan Khatrine. Hah! Memikirkan itu membuat d**a Olin jadi nyeri. Ia pun meletakan ponselnya di tas. Ia berdiri hendak menyusul Al dan Dimitri, tapi urung saat ia melihat sebuah lampu menyorot pada satu titik. Dan ia juga terkejut saat menemukan layar proyektor yang menayangkan beberapa fotonya dari semasa kuliah hingga sekarang. Kemudian pandangan Olin teralihkan dari sana ketika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN