Danira masuk ke dalam perusahaan setelah mengusap keringat di keningnya. Ini hari pertamanya bekerja. Tapi Danira sudah terlambat sepuluh menit. Karena dia mengendap keluar dari rumah Mas Tejo lalu mandi dengan cepat dan bersiap secepat mungkin menuju ke perusahaan. Ya Gusti! Masih untung Danira tidak ketahuan oleh Kanjeng Mami kalau dirinya semalam tidur di rumah Mas Tejo dan bersama dengan lelaki itu semalaman di bawah selimut. Kalau Kanjeng Mami tahu dia semalam bersama Mas Tejo. Yang ada mati dirinya disuruh nikah detik itu juga. Dan tidak boleh untuk pulang dan nikahnya tidak terhormat lagi. “Kamu kenapa Janda Pirang?” Mata Danira melirik sinis pada Hengki yang bertanya sembari menatap penuh mengejek padanya. Sialan! Janda pirang katanya. Mau aku tendang anu kamu Mas?! “Kenapa a

