Suasana ruangan interogasi yang berada di kantor polisi terasa sangat memilukan. Bram yang melaporkan kehilangan anaknya bukannya mendapat pertolongan segera, tapi malah diminta untuk kembali datang setelah terlapor hilang 1x24 jam. Konyol. Sangat konyol. Bram tidak tahu harus bagaimana lagi dia meluapkan emosinya saat ini saking kesalnya. Namun, ingatannya pada Berlin akhirnya membuat Bram hanya bisa terdiam, termenung sendiri. "Pak, sebaiknya cari dulu di rumah teman atau kerabatnya. Barangkali saat sopir anak Bapak terlambat menjemput, kebetulan ada kenalan yang mengajak pulang bersama. Namanya anak-anak biasanya suka manut, ikut. Jadi sebaiknya cari saja dulu." Salah satu polisi memberi saran kepada Bram yang menurutnya merupakan saran tergila yang pernah ada. "Kalau begitu caranya

