Forget You

1049 Kata
Kehidupan pertama menjadi manusia biasa tidak mudah dilakukan oleh Thalia, dia tidak lagi memiliki sihir atau ketajaman kepekaan.  Rasanya ada sesuatu yang aneh, Eric sama sekali tidak mengingat Thalia bahkan namanya saja tidak, mungkin efek batu Pisces Aquamarine itu itu membuat Thalia menjadi sedikit sakit hati karena ingatan Eric yang menghilang. Thalia lalu menatap mata Eric dengan sungguh-sungguh, dia menatapnya dengan penuh keyakinan. "Iya ku benar-benar mengenalmu, rumah kita berhadapan, Aku anak dari Nyonya Bella dan Tuan Smith sendiri jadi tolong jangan bertanya kepadaku lagi apa aku mengenalmu atau tidak. Nanti sampai di rumah aku akan menceritakan semuanya kepadamu Oke? " Eric lalu mengangguk dia mencoba mempercayai Thalia saat ini dia bahkan lupa dia siapa Dia memiliki apa dan kenapa dia bisa berada di sini dengan Thalia. Eric lalu mengikuti Thalia untuk naik taksi, keduanya memilih untuk pulang ke rumah . Butuh waktu sekitar 45 menit untuk bisa kembali ke rumah mereka Tanpa mereka sadari ada sesuatu yang mengintai mereka . sesampainya mereka di rumah kalian merasakan sangat lelah, menjadi manusia membuat Dia benar-benar merasakan sakit kelelahan dan lesu. Lain halnya dengan Eric, meski dia telah menjadi manusia tetapi dia masih memiliki kekuatan sihir karena dia memang titisan Poseidon namun sihir Eric hanya bisa digunakan gunakan saat dia berada di dekat air . Ethan menyambut kakaknya, dia senang akhirnya RI kembali untuk pulang. Eric menatap aneh San, dia merasa tidak kenal dengan Adiknya sendiri. "Kak Ayo masuk, Kenapa kamu malah melamun di depan rumah? "Salia lalu menjelaskan semuanya kepada adik Eric, dia mengatakan bahwa Eric ingatannya Telah dihapus karena dia menginginkan menjadi manusia . sebenarnya Talia juga merasa bersalah karena dia memaksakan diri menjadi manusia Eric juga menjadi lupa dengan semuanya. Padahal tadinya salia dengan Eric ingin hidup bersama-sama dan menjalin hubungan cinta jika mereka telah menjadi manusia. Namun jika salah satu dari mereka lupa ingatan Lalu bagaimana mereka bisa hidup bahagia? Saya mencoba bersabar dengan keadaan ini dan dia bersumpah akan berjuang untuk mendapatkan hati Eric lagi . Setelah menjelaskan semuanya kepada esan, akhirnya semua adiknya Eric mencoba mengerti keadaan ini meski sebenarnya mereka hampir tidak percaya saya akan semua yang dikatakan Thalia. Setelah Thalia pulang, Eric lalu berkumpul dengan adik-adiknya dia memandangi satu persatu wajah adiknya, terasa benar-benar asing dan dia sangat tidak mengenal. Eric mencoba berbaur dengan mereka dan menceritakan bahwa dia memang tidak ingat apapun adik-adik Eric akhirnya berusaha memberitahu kepada Eric memberi foto mereka di masa lalu dan menceritakan bahwa mereka memang bersaudara. Evan Lalu naik ke atas kamarnya, dia merasa di javu di kamarnya ini dia ingat sedikit hal bahwa dia pernah menggunakan kamar ini untuk belajar. Dan saat dia melihat ke arah jendela, dia juga ingat suka memandangi Thalia dari atas sini. Ingatan-ingatan kecil itu dia persatukan dan dia fikir Mungkin memang benar apa yang dikatakan Thalia bahwa memang dia dulu pernah mencintai gadis itu , dari jendela air bisa melihat Thalia yang sedang melamun di atas meja belajarnya dia tersenyum kecil melihatnya mungkin bisa saja dirinya yang dulu Memang jatuh cinta kepada Thalia karena Thalia memang gadis yang sangat cantik. Eric lalu melihat ponsel yang ada di atas mejanya, dia tidak ingat password ponselnya dia lalu bertanya kepada adik-adiknya dan mereka semua juga tidak ada yang tahu apa Password handphone-nya. Eric lalu berkunjung ke rumah Saliah, di sana Nyonya Bella menyambutnya dengan hangat. "Bagaimana Eric keadaanmu? Apakah kamu sudah merasa baik kan? Oh ya aku membuatkan makanan untuk kamu Ayo silakan masuk kalau bisa panggil juga adik-adikmu kita makan besar bersama di sini." Nyonya Bella selalu hangat dan baik hati kepada semua orang, sama seperti salia dia mewarisi kecantikan dan kebaikan dari ibunya. Thalia lalu turun dari kamarnya dia menatap Eric, jantungnya berdegup dengan kencang . makan malam hari ini hari terlihat sangat tampan Sama halnya dengan Saliah . menatap mereka berdua, dia rasa di usianya mereka saat ini yang akan menginjak dewasa Bagaimana jika memperhatikan mereka dengan pertunangan . Bella sebenarnya tidak menyetujui keinginan karena menurut mereka keduanya itu masih sangat mudah apalagi mereka baru saja berubah menjadi manusia Bella menginginkan mereka berdua agar menikmati masa-masa muda terlebih dahulu . sedangkan Thalia dia masih merasakan frustasi dan kebingungan karena Eric telah melupakan dirinya. Kenangan-kenangan manis saat mereka dulu ada di taman bermain saat Eric membantunya di sekolah saat Alya melihat Eric bermain basket, semuanya tiba-tiba Eric lupakan dan itu membuat kalian merasakan frustasi dan sangat kesal. Namun meski begitu salia bersyukur Eric masih hidup hingga saat ini setidaknya dia bisa mengingat Eric dan kembali membuat adik jatuh cinta. Perasaan Thalia yang begitu besar membuat Eric yakin jika Mungkin memang Thalia dengan dia dulu pernah saling mencintai. Setelah perbincangan hangat di ruang makan, Aliya mengajak RI untuk ke taman belakang, dia menjelaskan suatu hal kepada Eric bahwa Eric adalah titisan Poseidon. Mendengar hal itu Eric Tertawa Dia hampir tidak percaya dengan ucapan tahlil yah. Namun saat Aliyah menyuruh dia memusatkan energi dan membuka tangannya tiba-tiba ada gelombang gelombang air yang keluar dari tangan Eric Eric percaya bahwa dia memiliki kekuatan sihir dari titisan posisi dan . Sania juga menceritakan bahwa adik tarik yang bernama Esan juga memiliki sihir yang sama dengan Eric awalnya tidak percaya tetapi dia mencoba benar-benar percaya dengan ucapan Thalia, Karena semua itu memang nyata Apa yang diucapkan oleh Gadis itu. "Lalu untuk apa aku memiliki kekuatan ini?" Eric mengatakan dengan menyerang ikan dahinya, sesungguhnya dia memang tidak memahami situasi yang terjadi, Dia tidak tahu kenapa dia memiliki kemampuan sihir seperti ini, kemampuan yang berbeda dengan orang lain Kenapa dia memiliki sihir dari titisan Poseidon. Thalia juga tidak tahu apa jawabannya, tetapi yang jelas ketika Eric ditunjuk dan dipilih sebagai titisan Poseidon maka Eric lah yang bertugas untuk menjaga keseimbangan antara lautan dengan daratan. "Aku tidak tahu apa artinya jawabannya, kamu hanya bisa menanyakan kepada ayahmu sendiri maksud Thalia adalah Dewa Poseidon tetapi yang pasti aku tahu kalau kamu memiliki kemampuan sihir maka kamu akan ditunjuk untuk menjaga lautan dengan daratan." Eric tidak yakin jika dia memiliki kemampuan yang sangat besar. "Lalu kemampuanku sampai mana batasnya? Apakah aku memiliki kelemahan?" Thalia menggeleng, Eric sebenarnya tidak memiliki batas dan tidak memiliki kelemahan bahkan seluruh lautan di dunia bisa di kuasai, dia pengendali air dia yang menjaga ekosistem antara daratan dengan lautan agar seimbang. Seharusnya walaupun ingatan Eric benar-benar hilang hari harus benar-benar menyadari bahwa dirinya memang lah titisan Poseidon.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN