Pelukan

1012 Kata

Safira mengalihkan pandangannya dan melepaskan cengkeraman tangan Nathan,"Ya ampun! Yang benar saja, mana mungkin aku cemburu," ucap Safira. Nathan memasukan kedua tangannya ke dalam saku celana, "Baguslah, aku harap kamu ingat dengan kontrak ini," ucap Nathan. Safira kembali menatap ke arah Nathan, "Ya, aku sangat ingat dan aku pun tidak akan melarang Kak Nathan untuk dekat dengannya. Dan kalau Kak Nathan akan mengakhiri kontrak ini, tentu aku akan sangat senang, jadi kapan Kak Nathan akan mengakhirinya?" tanya Safira. Nathan tidak menjawab, Nathan hanya menatap Safira datar. "Aku tidak tau seperti apa hubungan kalian, namun aku hanya bisa berharap yang terbaik," ucap Safira. "Ya, terima kasih untuk doanya," ucap Nathan. Safira menunduk lalu pamit pergi ke kamarnya. Nathan menatap k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN