Pelukan Hangat Alvin

2560 Kata

Aku menepis pelan tangannya dari pundakku. Bukan karena benci... tapi karena aku takut. Takut kalau sentuhan itu membuat pertahananku runtuh. Takut kalau aku kembali menjadi Syafira yang dulu, yang mudah percaya, mudah jatuh, dan akhirnya... hancur. "Mas... cukup," suaraku melemah, tapi tetap tegas. "Jangan buat semuanya jadi rumit lagi." Dia menatapku. Lama. Menatap dengan lekat. Seolah mencoba membaca semua luka yang selama ini aku sembunyikan. "Aku gak pernah anggap kamu rendah, Fira," ucapnya pelan. "Jangan pernah bilang kamu gak punya apa-apa. Kamu punya Leonel. Kamu punya hati yang... bahkan setelah semua yang kamu lalui... masih bisa bertahan." Jawabnya dengan tegas seolah ingin meyakinkan aku. Aku tertawa kecil mendengar kalimatnya yang membuatku menatap getir ke arah masa depa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN