Akhirnya—SAH

2395 Kata

Langkah kami menyusuri jalan tanah itu terasa lebih berat dari biasanya, mentari senja yang hangat tak lagi terasa menghangatkan. Langit Aldenia Selatan mulai berubah warna. Jingga perlahan merayap di ufuk barat, menyelimuti pegunungan dengan cahaya yang hangat... tapi entah kenapa, hatiku justru terasa semakin dingin. Aku masih memikirkan pertanyaan Leonel tadi. Dan jawabanku... yang sebenarnya bukan jawaban. Aku menoleh padanya. Anak kecil yang dulu menangis memanggil "Papa jangan pergi..." sekarang berjalan di sampingku dengan langkah lebih tenang. Lebih dewasa. Terlalu dewasa untuk usianya. "Leon gimana? Apakah Leon bahagia dengan papa Haris?" “Banget, Ma. Leon merasa Leon itu bisa ketika ada papa Haris. Dan semua menjadi mudah ketika bersama papa Haris. Tidak ada yang tidak bisa di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN