Genta tak heran ketika Zaf dan Zia memanggil Syfa dengan sebutan mama. Dia teringat dengan cerita dari mba Minah. Bahwa mamanya memperkenalkan Genta dan Syfa sebagai orang tua mereka. Tapi Genta dapat melihat keterkejutan Syfa ketika Zaf dan Zia memanggilnya dengan sebutan mama. Syfa pun mensejajarkan tubuhnya dengan Zaf dan Zia. “ Hai ganteng, hai cantik.” Ucap Syfa pada kedua anak didepannya. Zaf sudah mau melepaskan pelukannya pada Syfa, t*i tidak dengan Zia, dia masih terus menangis dalam pelukan Syfa. Mata Syfa langsung tertuju pada Genta dan meminta penjelasan padanya. “ Itulah yang aku rasakan juga ketika mereka berdua pertama kali melihatku.” Jawab Genta “ Maksudnya.” Tanya Syfa yang tak faham. Kemudian Genta pun menarik Zaf dan Zia dari dekat Syfa. Genta berhasil membawa Zaf

