Mereka yang Berkhianat

1043 Kata
“Vio?” Valrey seolah tak peduli pada iblis-iblis yang bernafsu hendak membunuhnya. “Hei! Sadarlah!” Sargon datang dan menahan bahunya. Terlihat Maya yang ikut keluar dari dinding segel di susul oleh Tahoi dan semua kelompoknya. Ternyata yag memanggilnya sedari tadi adalah Maya,bukan Vio. Sargon kewalahan karena kelakuan valrey yang menjadi linglung di saat tak tepat. Ia berusaha melindungi diri juga Valrey. Valrey tersadar saat mendengar sorakkan baru dari dua sisi arena peperangan. Ratusan orang yang bercampur dengan manusia setengah bilis yang pastinya adalah hasil eksperimen Yelvan yang terdahulu sekarang bersatu melawan pasukan iblis yang tadi sempat berada dia tas angin. “Jangan berpesta sendirian, Sargon!” Yogi yag dulunya adalah salah seorang Kapten yang bertugas di distrik pengungsian Batu Apung sekarang dengan semangat berkobar megerahkan pasukannya. Pihak pasukan iblis yang sama sekali tak menyagka jika ada ‘gangguan’ terpaksa bertindak di luar rencana. “Hai, Val!” sapa seorang manusia iblis yang pasti itu adalah Ted, salah seorang narapidana yang berhasil menyesuaikan diri dengan eksperimen gila Yelvan. Sebagian besar dari pasukan bantuan dadakan ini adalah mereka yang dulunya di cap sebagai pengkhianat kerajaan oleh Yelvan, Valrey dan Sargon adalah salah satunya yang sempat bergabug dengan mereka. Sargon sangat kaget tak menyangka jika mereka semua masih hidup. Terakhir kali, setelah mereka menemukan Lucy, Sargon mendapat kabar jika semua Distrik pengugsian yang menjadi tempat hunian para pengkhianat kerajaan telah dihabisi oleh prajurit Yelvan. Yogi yang tak mau lagi menyandang panggilan Kapten masih bertindak sebagai pemimpin utama kelompok ini. Ia mengajak Valrey, Sargon, dan Lugos untuk mundur. “Jatuhkan senjatamu, manusia!” hardik Raph saat ikut menyusul mereka mundur. “Dia bagian dari kami,” Sargon menjelaska cepat, sebelum Yogi menyerang Raph yang notabenenya memanglah iblis murni. “Mana Vio?” tanya Yogi karena sedari tadi ia tak menemukan sosok itu. “Maaf, dia tewas dalam serangan sebelumnya,” jelas Valrey dingin. Ia sendiri tak menyangka kenapa lidahya bisa begitu gampang menjelaskan pada Yogi. Yogi termenung dengan mata membesar tak percaya. Ia sempat berpartner dengan Vio saat melarikan diri dari pusat penelitian Yelvan. Mereka bergabung dengan pasukan pemberontak higga akhirnya dalam sebuah serangan dari prajurit kerajaan, Vio mengira jika Yogi tewas dan mereka berpisah sejak itu. Ia sempat mendapat kabar jika Viomenjadi bagian dari kelompok Valrey. “Yang Mulia,” Zyan yang berdiri di sisi valrey menunduk saat Mickey datang. Yogi memberi anggukan pada Mickey. Dia lalu memperkealkan diri dan Mickey sangat bersyukur karena bantuannya. Masih ada beberapa kelompok lagi yang sedang dalam perjalanan. Arena pertarungan di depan sana sudah berubah menjadi kusam karena darah dan tubuh yang bergelimpangan di setiap tempat. “Cih! Itu Zarek!” dengus Zyan saat melihat sosok pria yang selama ini setia ia damping dan sekarang justru berkhianat membunuh kaumnya sendiri. Zarek terlihat mengangkat tangan seperti memberikan kode. Benar saja ratusan pasukan iblis baru muncul dari belakangnya dan ikut bergabung ke arena perang. “Jendral!” Mario muncul dari belakangya dengan wajah cemas. Zyan mengangguk mantap dan meminta Raph untuk membuka sebagian dinding segel. Zyan akan terjun langsung ke medan pertempuran dengan semua pasukannya yang tersisa. “Tolong kau damping Raja Mickey,” ucapnya pada Valrey. Zyan terlihat mebentuk sebuah kelompok kecil, sekitar sepuluh orang. Mereka seua mengangguk serepak dan akhirnya menghambur memasuki medan perang. Gerakan mereka sangat cepat dan lincah. Valrey heran saat melihat Zyan dan sepuluh orang tadi berusaha encari celah untuk terus maju, bukan menhabisi musuh di depan mereka. Mereka hanya mengayunkan pedang seperlunya saja. “Dia mengincar Zarek!” Yogi paham rencana Zyan. Dua orang dari tim kecil Zyan telah tewas, sementara delapan lainnya masih berusaha mengawal agar Zyan bisa mencapai tujuannya. “Kau pengkhianat!!” Zyan menyerang Zarek yang dengan segera mengelak dan mengeluarkan pedangnya. Delapan anak buah Zyan sekarang terlalihkan melawan pasukan iblis yang sekaran menyerang mereka. Dentingan-dentingan dari aduan pedang itu menandakan keduanya merupakan lawan seimbang. Zyan hanya perlu memberikan Zarek satu pukulan. Ia ingin membuktikan jika perkataan Raja Mickey adalah benar adanya. Mickey memiliki teori jika Zarek berada dalam pengaruh hipnotis seseorang. Untuk mematahkan hipnotis itu, kita hanya perlu meberikan sebuah hantaman atau pukulan yang kuat hingga orang tersebut merasakan sakit, maka semua pengaruh itu akan sirna. “Kau irit bicara sekali, Kakak!” Zyan masih berusaha memnacing emosi Zarek. Namun sepertinya ucapan Mickey benar, Zarek sama sekalitak terlihat memiliki emosi di wajahnya. Mimiknya selalu datar dan dingin seolah mengenakan topeng dari batu. Zarek berhasil memberikan hantaman kuat hingga Zyan terjatuh memegangi dadanya. Zyan memuntahkan darah karena hantaman kuat yang diberikan Zarek tadi. Kesempatan itu dimabil Zarek untuk melrikan diri. Ia segera menghilang ke dalam kelamnya hutan mala mini yang sama sekali tak diteani cahaya bulan. Valrey dan yang lainnya kembali bergabugn dalam pertepuran. Mickey meyakinkan mereka bahwa ia akan baik-baik saja. Mickey bersiap di dalam dinding segel berseelahan dengan Tahoi yang memimpin orang-orangnya. Sementara Maya masih membantu Lucy memulihkan diri di dalam gerbang. Entah karena desakan ini Maya mendapatkan cara untuk membagi kekuatannya pada Lucy higga bisa mempercepat penyembuhan Lucy. Valrey mulai kewalahan. Di ujung sana,ia melihat Zyan yang sedang terluka masih memberikan perlawanan pada iblis. Hanya ada tiga anak buahnya yag masih tersisa. Di sisi lain, Sargon dan Lugos berhasil dihantam oleh seorang iblis magic yang sepertinya berada di tingkat dua. Sargon terluka cukup parah hingga ia beberapa kali muntah darah. Sementara Lugos hendak membantunya untuk mudur tapi mendapat serangan lagi. Kedua temannya sekarang terkapar di tengah medan perang. Untung saja Raph dengan sigap segera membawa mereka menjauh. Valrey juga mulai kewalahan. Ia sekarang sudah berada dalam wujud iblis penuh, setara dengan tingkat tiga. Pasukan Melchoir seperti taka da habisnya. Semakin banyak bermunculan, seolah mereka adalah makhluk yang membelah diri. “Tahoi!” Mickey berteriak dan lekas menghindar saat tahoi tiba-tiba menyerangnya. Semua orang-orang suku pedalaman yang tadi hanya bersiap dan menyaksikan peperangan, sekarang mendadak menjadi lawan bagi Banjarian. Mickey yang tak menyangka pegkhianatan ini terjadi sekarang,benar-benar marah dan mengeluarkan wujud yang sebenarnya. Ia berubah menjadi setengah iblis tapi dengan kulit yang pucat seperti batu. Matanya tidak hitam, melainkan merah menyala dengan dua tanduk hitam yang muncul di kepalanya. Tahoi sepertinya tak kaget lagi, ia mengomandokan agar orang-orangnya menyerang Mickey tanpa henti. Valrey yang melihat kejadian ini menjadi semakin marah dan hendak menyerang Tahoi. Naun sebelum sempat sampai ke sana, ia menerima serangan besar yang membuatnya tak sadarkan diri.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN