Pembalasan Tak Langsung

974 Kata

Di sebuah tempat yang pastinya terdapat beberapa orang tengah berkumpul dengan asap mengepul memenuhi ruangan hingga siapa pun yang menghirupnya akan merasa pengap. Namun, tetap tak ada yang dapat berkutik sedikit pun kala mata lelaki itu menatap ke arah empat orang yang berada di hadapannya saat ini. "Bodoh!" "Lo biarin temen pengecut lo itu di sana!? Dan ada Sean? s****n!!!" Hancur! hancur lah segala rencananya. Ia sangat yakin dengan pasti bocah itu akan membocorkan siapa yang menjadi dalang p*********n Sean. Haiisshhh... s****n! Dasar gak berguna! Duaghhh, suara tendangan Yona yang kini membuat pintu ruangan terbuka dengan keras nya. Ia pun keluar tanpa mengucapkan sepatah kata pun lagi membuat ke empat orang itu saling melirik dan berbisik. "Bayaran kita gimana nih?" tanya nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN