Dalam satu siklus kehidupan, sebuah perjalanan dimulai dengan kelahiran. Dengan ditiupkannya jiwa ke secuil daging, dengan diberikannya kesadaran pada sebuah sukma. Maka muncullah satu cakrawala baru, jalanan kosong nan panjang yang mau tak mau mesti ditapaki. Konon jalanan itu baru berakhir begitu ajal menjemput, konon kehidupan berakhir begitu kematian menghadang. Konon saat akhir dari perjalanan sudah terlihat, langit akan menunjukkan jati dirinya, warna dan bentuk aslinya. Mengungkap perjalanan rahasia yang selama ini tersimpan rapat dalam kantong-kantong cakrawala. Memuntahkan isi awan-awan kelabu yang sengaja ditumpuk menjadi tabir. Kematianlah sang pemilik kunci, yang sesungguhnya menutup dan membuka satu siklus kehidupan yang sebenar-benarnya. Kematianlah yang menjadi inti, penentu

