Jujur saja, aku ingin langsung menghajar Pijar begitu mengetahui identitas Pijar yang sesungguhnya. Dan tentu saja kami bisa menggunakan cara kasar itu, dengan membuatnya babak belur agar ia mau bicara apa alasan yang membuatnya tega menyerahkan kami sebagai tumbal dengan mengorbankan persahabatan kami selama ini. Tapi kurasa itu bukan cara yang benar. Ada kemungkinan Jalada menyihir Pijar untuk tutup mulut sampai mati dan itu bisa membuat kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui lokasi Jalada bersembunyi. Dengan diam-diam mengawasinya, Pijar akan menuntun kami pada Jalada dengan sendirinya. Aku sudah tak peduli dengan persahabatan kami. Aku sudah siap menendang Pijar dari perkumpulan kami. Tak ada tempat untuk pengkhianat di antara kami. Sebenarnya aku ma

