Chapter 10 - Devotion

1060 Kata

Tapi tiba-tiba ingatan itu bergeser, seperti ombak yang menarikku ke jurang. Kami kini di tepi tebing, laut membentang di bawah, berkilau di bawah bulan. Mama memelukku erat. "Laut akan selalu menerima kita, Sayang," katanya, suaranya penuh keyakinan. "Apa pun lukamu, laut akan menyembuhkannya." Aku menatapnya dengan tatapan bertanya-tanya. Mama hanya tersenyum dan menunjuk lautan luas dihadapanku. Aku menatap gelombang di bawah sana. Indah, tenang. Tapi juga dalam, dingin, menakutkan. Laut itu tampak seperti janji sekaligus ancaman, tempat untuk sembuh, atau tempat untuk ditenggelamkan selamanya. Aku meraih tangan Mama lebih erat. Kalau aku ikut terjun bersamanya, apakah aku akan bebas… atau justru hilang bersama semua dandelion yang hancur? Tiba-tiba suara langkah berat terdengar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN