Pagi harinya aku menunjukkan pesan itu pada seluruh keluarga membuat mereka langsung menyiapkan beberapa strategi sambil menunggu kedatangan Pak Hans dan Bima yang sudah tidak sabar menunggu kedatangan mereka berdua. Tania menggendong Lucas sambil bermain bersama Nisa dan Rere yang menggoda Lucas membuatku sedikit terhibur melihat kelakuan mereka berdua pada Lucas, aku tidak menyadari jika kedua orang tersebut telah datang jika papa tidak memanggilku dan aku menatap Bima sudah berada di sampingku seolah paham aku memberikan ponsel pada Bima. “Aku bisa datangi sih tapi papa dan Devan terlalu takut lagian dia juga hamil kali” ucapku santai. Suasana langsung hening ketika aku selesai mengungkapkan pendapat dan aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiran masing-masing, seharusnya aku tidak per

