“Ini Prily mana, sih? Astaga, masa telat lagi!” Dian berdecak kesal sambil berjalan menuju gerbang setelah meletakan tasnya di ruang guru. Almamater sudah terpasang rapi di tubuhnya. Hari ini Dian dan Prily, mendapatkan jadwal piket untuk 3 S : senyum, sapa, salam yang biasa dilakukan oleh sekolah setiap pagi di depan gerbang masuk, guna menyambut murid-murid yang hadir untuk lebih bersemangat. Dian bisa sedikit bernafas lega ketika melihat tidak ada deretan guru di pintu masuk. Biasanya jika mereka berbuat salah atau apapun yang tidak sejalan dengan guru disini, maka tentu saja mereka akan menjadi topik pergibahan disini. Tatapan wanita itu kemudian memusat menuju sebuah sepeda motor—yang nampaknya adalah ojek online, menurunkan seorang wanita dengan dresss selutut di depan gerbang.

