FLASHBACK.... “Cia, lo enggak mau pulang?” tanya Gendis ketika melihat Pricilia masih betah duduk di bangku taman sekolah. Bel pertanda pulang sekolah sudah berbunyi dua jam yang lalu dan saat ini hari sudah beranjak sore. Pricilia yang mendengarnnya mengangguk. “Pulang kok, bentar lagi Papa gue jemput.” Gendis yang mendengarnya mengangguk, sebenarnya ia sedikit khawatir dengan kondisi Pricilia yang tiba-tiba berubah menjadi pendiam setelah pagi tadi saat ia menceritakan bahwa Miss Prily sudah tidak mengejar dan berita tentang Kanaka sudah berpacaran dengan Oceana. Namun, Pricilia tidak mengatakan apa-apa. Gadis itu hanya diam ketika ditanya apakah ia baik-baik saja atau tidak? “Lo dijemput kan? Ibuk gue udah nelpon terus, gue pulang deluan ya?” Gendis tidak bisa menemani gadis yang m

