Reina tengah duduk seraya membaca laporan milik Yogi mengenai proposal yang ia buat. Gadis itu begitu serius dan fokus, sampai-sampai acuh pada Yogi yang kini rebah di sebelahnya. Yogi sesekali melirik kesal juga diacuhkan. Ia lalu duduk di sebelah sang istri. Merapatkan tubuhnya, hal yang ia lakukan buat Reina menoleh. Reina tersenyum lalu mengusap wajah sang suami. "Sudah baca laporannya?" "Belum, aku malah kepikiran mengenai ini." Reina menunjuk kertas laporan pada Yogi. "Kamu tulis ini hak paten. Urusnya lama kan?" Yogi menggeleng. "Sepertinya sekarang pemerintah lagi gencar sekali giatkan UMKM. Untuk perijinan segala macam akan di permudah." "Ah begitu." Yogi menggenggam tangan Reina. Memainkan jemarinya, sementara Reina masih sibuk membaca. Pria itu mengecup tangan Reina yang i

