Ekstra Part Didalam kurungan besi itu, dia memejamkan matanya geram... Sesungging senyum lalu merekah di balik sorot matanya yang penuh kebencian “ Aku bersumpah suatu saat nanti, aku akan kembali membalasmu dengan cara lain, Safir Alvaro.” Janjinya licik 15 tahun kemudian... Tap Tap Tap ( Suara langkah kaki ) Seorang pemuda melepaskan kacamatanya saat mendarat di depan sebuah kurungan besi, senyum manis tercetak dari bibirnya yang menawan. Ia terlihat tak asing, sorot mata birunya menajam. Perlahan, ia melepaskan jaket kulit yang melekat di tubuhnya, menutupi seragam sekolah yang ia kenakan. “ Damitri High School.” “ Tuan, apa anda yakin akan melakukan ini?.” Tanya seseorang berseragam polisi di sisinya. Sekali lagi ia tersenyum, seolah dengan wajah tanpa dosa. “ Aku
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


