“ Hei kau...” Damian yang sedang memangkas rumput menoleh melihat kearah wanita yang tampak sudah rapi dengan dress selututnya, rambutnya yang indah panjang dicepol asal. “ Saya nona?.” Tanya Damian “ Iya, masa iya aku bicara dengan rumput,.. Sini!!” Teriak Aleya dengan wajah kesal. Damian pun segera berlari menghampiri “ Dimana suamiku?” Tanyanya “ Tuan Safir?” “ Yaiyalah masa kambing, mana dia, aku bangun dia sudah tidak ada.” Celetuk Aleya kesal. “ Tuan ada di meja makan nona.” Tutur Damian. Aleya berdecak kemudian memutar bola matanya dan melangkah pergi. Namun baru beberapa saat, dia kembali lagi. “ Hmm dimana meja makannya?” Tanyanya ragu. Damian tersenyum kemudian mengantarnya menuju meja makan. Benar saja, tampak seorang pemuda sudah rapi dengan jas kantornya duduk

