
Plakkkkk
Diantha menampar pipi kanan kirinya secara bergantian.
Dengan cepat kedua tangannya di genggam Dio.
"Sakit tha, kenapa di tampar pipinya? Tuh kan jadi merah," wajah Dio cemas melihat pipi wanitanya memerah akibat ulah konyolnya sendiri.
"BENTARRRRR, AKU IZIN MAU PINGSAN DULU KAK," kekonyolan Diantha selanjutnya meminta ijin untuk pingsan.
Dio tertawa lepas, Diantha sangat unik.
"Kak aku pingsan sekarang yah?"
Baru saja Diantha ingin menjatuhkan badannya untuk pingsan, sebuah tangan melingkar di pinggangnya.
"I LOVE YOU DIANTHA, I LOVE YOU MORE"
"Oke aku pingsan sekarang"
Tangan Dio yang melingkar di pinggangnya makin dipererat dan berakhir Diantha sekarang berada dalam pelukan Dio.
Ya Allah tolong Diantha, gak mau mati konyol dadakan karena serangan jantung. Ahhh Dio, aku lebih i love you more sama kamu.
