Naufal tidak rela apa yang pernah menjadi miliknya sekarang menjadi milik orang lain. Hal itu itu lah kata yang tepat untuk menggambarkan Naufal saat ini. Kedua tangannya masuk ke saku. Netra dengan sorot tajam itu memperhatikan dua manusia yang sedang hujan-hujanan seperti bocah. Raut Gadis itu membuat Naufal sadar bahwa tanpa dirinya, Kila bisa bahagia. Satu yang Naufal tidak ketahui. Siapa cowok itu? Ia perhatikan, murid baru di kelasnya selalu mengikuti Kila ke mana pun dan kapan pun. Telapak tangannya mengepal menandakan ia tidak suka menyaksikan kedua orang itu bersama. Tadinya dia akan membolos, namun entah mengapa, ia malah nongkrong di markas geng Divilers. Bertepatan dengan di ambilnya motor Naufal di tempat parkir, hujan turun tanpa permisi. Ia mau tidak mau menjalankan mot

