PART 115

995 Kata

“Di sini gak ada siapa pun, sayang. Cuma kita berdua.” Seringaian Geri terlihat sangat menakutkan. Kila membulatkan mata. Kepanikannya meningkat. “Mundur! Atau gue telefon ayah gue sekarang juga!” Bukannya takut, Geri justru tertawa terbahak-bahak. “Ayah lo? Emang bisa mayat bangkit dari kubur trus ngelawan orang?” tawanya kembali pecah. “Gue punya seseorang yang udah gue anggap sebagai ayah sendiri! Dia galak! Dia gak akan biarin putrinya diganggu cowok b******k kaya lo!” teriak Kila seraya menunjuk wajah Geri. Tidak terima, Geri menangkap jari tersebut, lalu menggenggamnya kuat hingga Kila meringis kesakitan. “Berani lo nunjuk-nunjuk gue? Cewek murahan kaya lo gak pantes buat nunjuk gue! Ingat itu! Lebih baik lo turutin permintaan gue atau jari lo putus!” Geri menarik paksa Ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN