"Itu gak mungkin!" Alex mencoba menyangkal pernyataan dari Dadu. "Mana mungkin aku memiliki anak dengan gadis udik itu. Gak! Pokoknya aku gak mau menjadi ayah dari anak itu!" "Apa kamu akan bersikap kekanakan seperti ini terus, Lex? Apa kamu tidak ingat bagaimana Ara menunggumu dengan setia? Sekeras itukah hatimu pada dia?" Prabu yang baru saja datang segera menasehati cucunya. Pria tua tersebut terlihat begitu kecewa akan kelakuan Alex. Bukannya berubah menjadi lebih baik, melainkan semakin bebal. "Tolonglah, Kek, jangan ajak aku bicara dulu! Kepalaku masih pusing." Alex menolak untuk membahas tentang istrinya. "Bukankah seharusnya kakek segera memberitahukan kondisiku yang sebenarnya? Mereka malah sibuk ngurusin orang lain," lanjut Alex menyindir kedua orang tuanya. Prabu mendengkus.

