Dilema.

1887 Kata

Di dalam ruangan kerjanya, Ivan langsung duduk di kursi kebesarannya. Wajah lelaki itu terlihat frustrasi dengan keadaannya saat ini. Sudah selama satu minggu ini Franda selalu menghubungi juga datang keperusahaannya. Ivan menghela napas, bagaimana bisa Franda hadir kembali di saat dia tengah berusaha keras untuk menerima Melly. "Kita sudah tidak punya hubungan apa pun. Jadi mau apa lagi kamu datang?" Menatap mata sendu Franda yang terlihat berkaca-kaca. "Aku membatalkan pernikahan aku dengan Anton." "Apa? Jangan gila kamu!" "Itu karena aku nggak bisa bohongi perasaan aku. Kalau aku itu masih cinta banget sama kamu. Dan aku tahu, kamu pun, masih mencintai aku. Kamu menikahi perempuan itu juga karena tanggung jawab." Franda mulai mengeluarkan jurus andalannya, karena dia tahu kelemah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN