Beberapa hari mendapatkan perawatan intensif. Kini Melly tengah di temani oleh Pram, juga Lula, yang terpaksa harus datang atas ancaman Pram. "Kamu bersiaplah, kita akan menjenguk menantu kita yang sedang sakit?" "Dia bukan menantuku. Kamu saja sana yang pergi!" "Jadi kamu tidak mau pergi bersamaku?" "Tidak, lebih baik aku Shoping. Dari pada harus menjenguk perempuan sial,-" "Sekali lagi kamu mengatai menantuku dengan kata-kata itu. Akan ku robek mulutmu." Sela Pram dengan mata yang menyalang tajam ke arah Lula. "Aku tidak takut dengan ancamanmu. Lagian kamu maksa banget untuk aku datang ke sana. Cukup kamu dan anakku yang datang, nggak perlu juga aku harus repot-repot datang ke sana." Lula makin menantang Pram, dengan berkacak pinggang. "Baik kalau begitu. Aku bisa pastikan, isi

