Saat jasad wanita itu akan di angkat dengan tandu. Tak sengaja erlangga melihat sebuah jam tangan yang di kenakan salah satu petugas itu.
“tunggu dulu,!!” teriak erlangga. ‘’kau, kemarilah” tujuk erlangga pada laki-laki yang sedang berdiri memegang tandu jasad wanita itu. Orang yang di tunjuk erlangga itu datang menghampiri, erlangga langsung menarik jam tangan yang ada di pergelangan tanah lelaki itu.
“dimana kau menemukan jam tangan mahal ini” hardik erlangga “ ini jam tangan milikku tuan” jawab pelayan itu gugup.
“ jangan berbohong, jam ini milik kekasih ku, aku yang membelikannya dan ini jam tangan limited edition” teriak erlangga pada oramg itu.
“maaf tuan saya tidak sengaja menemukannya saat saya bersih-bersih “ kata ppetugas itu dengan gugup.
“kalau begitu dimana kamu menemukannya”
“ di lantai 3, saya menemukan jam tangan ini di depan kamar nomer 116”
“ bailah, ayo kita lihat kesana angga” abimana mengajak erlangga ke tempat yang di maksud oleh petugas itu. Merekapun segera menuju tempat itu. Sesampainya disana petugas itu memberi tahu posisi tempat di temukannya jam tamgan itu. Cek semua kamar di lantai lima ini kata abimana selaku pemilik hotel.
“baik tuan “ setelah itu anak buah abimana itu segera melaksanakan perintah sang bos. Membuka satu persatu kamar yang ada di lantai tiga. Hingga salah satu anak buah abimana ingin membuka kamar 111 dengan akses yang di berikan sang pemilik hotel. Namun kamar 111 itu tidak bisa di buka, seolah terkunci dari dalam.
“tuan, pintu nomer 111 tidak bisa di buka tuan. “
“bagaimana mungkin tidak bisa di buka, bukankah sudah aku berikan akses untuk masuk kesana .”seru abimaan murka.
“ maaf tuan, tapi kami memang tidak bisa membuka pintu itu walau dengan kunci cadangan kata anak buahny.”
“kalau begitu dobrak saja pintunya” setelah itu anak buah abimana mendoprak pintu itu secara bersama-sama .
BRAKK
BRAKK
BRAKK
Saat kamar 111 itu terbuka. Suasananya sangat gelap, tangan abimana meraba-raba mencari saklar untuk menghidupkan lampu kamar itu. Ketika lampu ituk telah hidup. Mereka semua kaget melihat seorang wanita tergeletak taksadarkan diri di lantai kamar itu.
Erlangga yang mengenali sosok itu adalah kekasihnya. Langsung berteriak dan menghampiri vielo yang tergeletak tak sadarkan diri.