Chapter 36

792 Kata

Kenapa hidup selalu ditemani misteri? *** Saga mendapati Rayhan yang tiba-tiba muncul dari dalam dan berdiri di depan pintu dengan mimik wajah penuh senyum juga mata berbinar-binar. Kedua alisnya dibuat naik turun tidak jelas. Jelas jika Rayhan sedang menggodanya. Saga menduga kalau rayhan sudah melihat kemunculannya bersama Kayonna sejak dari gerbang. "Apa!" bentak Saga sewot. Ia melangkah masuk melewati Saga. "Ehem. Apa kabar pagi ini?" tanya Rayhan dengan nada serius, tetapi tidak didukung wajah yang terus tersenyum menggoda. "Baik. Ngapain kamu ke sini pagi-pagi begini?" "Wah. Bahkan matahari sudah menyengat, masih dikata pagi. Benar-benar hati yang sedang berbunga sampai tak sadar waktu." Saga berhenti dan menoleh. "Memangnya ini jam berapa?" Rayhan memeriksa jam tangan. "Hamp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN